Bencana Banjir dan Longsor yang terjadi di beberapa Desa di Kecamatan Lore Utara, Kab. Poso

PUSDATIN_PB – Bencana Banjir dan Longsor yang terjadi di beberapa Desa di Kecamatan Lore Utara, Kab. Poso pada hari Sabtu tgl 2 Mei 2020 membuat akses jalan sempat tertutup karena longsor di beberapa titik jalan.
Jalur jalan provinsi yang menghubungkan Kota Palu dengan empat kecamatan di wilayah Kabupaten Poso (poros Palu-Napu), Sulteng, setelah sempat putus total selama dua hari akibat bencana alam tanah longsor, sudah bisa dilewati kendaraan pada tgl 5 Mei 2020.
Camat Lore Utara, Kabupaten Poso, Selasa membenarkan arus kendaraan sudah kembali lancar melintas di kawasan Pegunungan Padeaha Desa Sedoa sejak Selasa pagi. "Kalau jalan yang putus akibat tanah longsor di poros Palu-Napu sudah berhasil normal kembali," katanya.
Setelah mendengar akses jalan sudah bisa di lalui Kalaksa BPBD Prov. Sul-Teng DR. IR. Bartholomeus Tandigala., SH.CES bersama Kasub. Bid. Penyaluran Logistik BPBD Prov.Sul-Teng Andy Sembiring, S.STP., M.Si langsung meninjau lokasi Bencana banjir dan longsor membawa beberapa bantuan logistik untuk pada korban terdampak.
Beliau Langsung turun kelapangan melihat kondisi rumah-rumah warga dan memberikan bantuan langsung untuk Para Korban Bencana Banjir dan Longsor bersama aparat Desa setempat di Desa Kaduaa, Desa Wuasa dan Desa Banyusari, Kec. Lore Utara, Kab. Poso, Prov. Sulteng.